BANDA ACEH | SuaraNanggroe.id – Kelancaran arus lalu lintas selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Aceh mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal. Ia menilai kerja keras jajaran Polda Aceh bersama instansi terkait berhasil menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sepanjang masa mudik hingga arus balik Lebaran.
Momentum Hari Raya yang identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat tahun ini berjalan relatif tertib. Di tengah meningkatnya volume kendaraan di berbagai jalur utama, pengamanan dan pengaturan lalu lintas tetap mampu dikendalikan secara optimal.
“Pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian bersama instansi terkait berjalan sangat baik. Masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik maupun arus balik dengan aman dan nyaman,” ujar Faisal, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, kondisi ini bukanlah hasil kerja instan, melainkan buah dari perencanaan matang serta koordinasi lintas sektor yang terbangun sejak jauh hari. Sinergi antara Dinas Perhubungan Aceh dan kepolisian menjadi fondasi utama dalam memastikan setiap titik rawan dapat diantisipasi dengan cepat dan tepat.
Ia menambahkan, kesiapan personel di lapangan, rekayasa lalu lintas yang tepat sasaran, serta pengawasan intensif di jalur-jalur strategis menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan tahun ini. Bahkan, di sejumlah ruas yang sebelumnya dikenal rawan kepadatan, arus kendaraan tetap dapat bergerak dengan relatif lancar.
Faisal juga secara khusus menyoroti peran vital Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh dalam mengawal dinamika arus mudik dan balik. Kehadiran personel di lapangan dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan disiplin berlalu lintas di kalangan masyarakat.
“Koordinasi antara Dishub Aceh, Polda Aceh, dan seluruh pemangku kepentingan transportasi berjalan sangat baik. Ini memberikan dampak nyata terhadap stabilitas lalu lintas selama Lebaran,” katanya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarlembaga mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas. Tidak hanya dari sisi kelancaran, tetapi juga dalam aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Ke depan, Dinas Perhubungan Aceh berharap sinergi yang telah terbangun ini dapat terus diperkuat. Terutama dalam menghadapi momentum mobilitas tinggi lainnya, seperti libur panjang dan musim mudik Lebaran di tahun-tahun mendatang.
“Ini menjadi modal penting bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik di Aceh. Harapannya, masyarakat selalu merasakan kehadiran negara dalam setiap perjalanan mereka,” pungkas Faisal.[]







