EkonomiNasionalUtama

ICCN dan Kementerian Ekonomi Kreatif Teken Kerja Sama Pengembangan SDM Ekraf

×

ICCN dan Kementerian Ekonomi Kreatif Teken Kerja Sama Pengembangan SDM Ekraf

Sebarkan artikel ini

JAKARTA | SuaraNanggroe.id – Indonesia Creative Cities Network (ICCN) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Ekonomi Kreatif. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Ruang Rapat Sidang Aston Kartika, Jakarta Barat, Rabu (1/7/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) ekonomi kreatif di Indonesia. Melalui sinergi tersebut, ICCN bersama Kementerian Ekonomi Kreatif akan mengembangkan berbagai program peningkatan kapasitas, pendidikan, pelatihan, serta penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan jejaring kota dan kabupaten kreatif di seluruh Indonesia.

Delegasi ICCN dipimpin Ketua Harian ICCN Vicky Arief H., didampingi Sekretaris Eksekutif Mario Devys, Komite Eksekutif Dwinita Larasati, Deputi 4 Talenta, Pendidikan dan Pengembangan Manusia Made Artana, Direktur Akademi Kepemimpinan Kreatif Yolanda Puspa Febiola, Direktur Ekosistem Kreativitas Perkotaan Abi Sutanrai, Direktur Investasi Kreatif dan Pengembangan Ekosistem Bisnis Miftah Faridh, Sekretaris Koordinator Daerah DKI Jakarta Gian Rimba Nugraha, Wakil Sekretaris Korda DKI Jakarta Fahreza Anugrah Putra, serta Wakil Sekretaris Korda Jawa Timur Berdit Zanzabela.

Ketua Harian ICCN, Vicky Arief H., mengatakan pengembangan ekonomi kreatif hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan.

“ICCN percaya bahwa kekuatan ekonomi kreatif Indonesia lahir dari kolaborasi. Melalui kemitraan ini, kami ingin memperluas akses pengembangan kapasitas bagi para pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah, sekaligus memperkuat ekosistem kota dan kabupaten kreatif agar mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Vicky.

Menurutnya, kerja sama tersebut juga mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap peran ICCN sebagai jejaring nasional yang selama ini aktif mendorong pengembangan kota dan kabupaten kreatif melalui pendekatan kolaboratif berbasis komunitas, inovasi, dan pemberdayaan talenta lokal.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif, Dessy Ruhati, menegaskan bahwa ekonomi kreatif sangat bergantung pada kemampuan individu dalam melahirkan gagasan, inovasi, dan karya bernilai tambah. Karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi faktor utama dalam menghadapi persaingan industri kreatif.

“Semakin tinggi kapasitas pelaku ekonomi kreatif dalam beradaptasi dan berinovasi, semakin besar peluang terciptanya produk serta karya kreatif yang mampu bersaing di kancah nasional maupun global,” kata Dessy.

Ia menambahkan, pengembangan SDM tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi pemerintah, industri, komunitas, serta jejaring kreatif di berbagai daerah.

“Kami menyambut baik kerja sama antara Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif dengan ICCN. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses pembelajaran dan meningkatkan kapasitas SDM ekonomi kreatif sesuai dengan kebutuhan daerah serta perkembangan industri,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif, R. Adi Mukhtar Rivai, menyebut kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan program payung pengembangan SDM ekonomi kreatif di Indonesia.

“Dalam pengembangan kapasitas SDM ekonomi kreatif, perlu disusun sebuah program payung yang dapat menciptakan bahasa bisnis yang sama antara birokrasi, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan hexahelix ekonomi kreatif,” kata Adi.

Menurut Adi, ruang lingkup kerja sama meliputi pemetaan SDM, pertukaran data dan informasi, fasilitasi akses teknologi, penyusunan materi pembelajaran, hingga penguatan jejaring ekosistem kreatif.

Ia berharap penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah awal menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat memperkuat jejaring pengembangan SDM ekonomi kreatif serta menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan pelaku kreatif di berbagai daerah,” harapnya.

ICCN sendiri merupakan jejaring Kota dan Kabupaten Kreatif Indonesia yang berkomitmen mendorong pembangunan kota kreatif secara inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. Saat ini, organisasi tersebut telah merangkul lebih dari 254 inisiatif Kota dan Kabupaten Kreatif di seluruh Indonesia sebagai wadah kolaborasi lintas sektor dalam mendorong inovasi serta memberikan dampak sosial, ekonomi, dan budaya.

Melalui kerja sama ini, ICCN menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kapasitas SDM ekonomi kreatif, memperluas jejaring kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan berbagai program yang berdampak nyata bagi pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan talenta kreatif yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global sekaligus memperkuat ekonomi kreatif sebagai salah satu motor pembangunan nasional.[]